Jambi – Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Jambi sukses menyelenggarakan Workshop Mengelola Stres dan Tekanan Kerja yang diikuti oleh sekitar 390 tenaga kependidikan (tendik) dari berbagai fakultas, lembaga, dan unit penunjang akademik (UPA) di lingkungan Universitas Jambi. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 3 September 2025, secara luring dengan suasana yang penuh antusiasme.

Workshop menghadirkan narasumber utama, Prof. Ifdil, S.H.i, S.Pd., M.Pd., Ph.D., Kons., Guru Besar Bimbingan dan Konseling dari Universitas Negeri Padang, yang membawakan materi tentang pentingnya pengelolaan stres dan tekanan kerja agar tendik mampu menjaga kesehatan mental, meningkatkan kinerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana, Dr. Siti Amanah, M.Pd., Kons., yang menyampaikan bahwa workshop ini dirancang sebagai bagian dari upaya UPA BK UNJA untuk memberikan layanan nyata dan berkesinambungan bagi civitas akademika.

“Tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran proses akademik dan administratif. Karena itu, kemampuan mengelola stres dan tekanan kerja menjadi kompetensi penting yang harus terus dikembangkan,” ujar Siti Amanah dalam laporannya.

Selanjutnya, Muhammad Ferdiansyah, M.Pd., Kons., selaku Kepala UPA BK UNJA, dalam sambutannya menegaskan bahwa layanan UPA BK tidak hanya fokus pada mahasiswa, tetapi juga menyasar tenaga kependidikan sebagai bagian integral dari keluarga besar Universitas Jambi.

“UPA BK berkomitmen memberikan dukungan psikologis bagi seluruh civitas akademika. Melalui workshop ini, kami ingin tendik memiliki strategi yang tepat untuk menjaga keseimbangan diri dalam menjalankan tugas sehari-hari,” ungkap Ferdiansyah.

Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Universitas Jambi, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif UPA BK yang menghadirkan program peningkatan kapasitas non-akademik bagi tenaga kependidikan.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena kesehatan mental dan kemampuan mengelola tekanan kerja merupakan fondasi penting dalam menciptakan layanan pendidikan yang unggul. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta,” tutur Prof. Fauzi Syam.

Kegiatan berjalan interaktif dengan sesi materi, diskusi, serta tanya jawab antara peserta dan narasumber. Para tendik terlihat antusias dan aktif berbagi pengalaman terkait tantangan stres yang mereka hadapi di lingkungan kerja.

Dengan terselenggaranya workshop ini, UPA BK UNJA berharap dapat terus memperluas layanan pendampingan dan konseling, sekaligus memperkuat peran Universitas Jambi sebagai kampus yang peduli terhadap kesejahteraan psikologis seluruh civitas akademikanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *