Jambi, 7 Agustus 2025 – Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi bersama para konselor dari Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) mengikuti workshop bertajuk “Peningkatan Keterampilan Self-Therapy bagi Konselor dan Dosen BK” yang diselenggarakan pada awal Agustus 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen-dosen Prodi BK FKIP dan para konselor UPA BK Universitas Jambi dengan antusias tinggi. Workshop ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan keterampilan self-therapy sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental diri sendiri sekaligus meningkatkan kualitas layanan konseling kepada mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Jambi, Drs. Nelyahardi, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan profesionalisme dosen dan konselor di lingkungan kampus. “Self-therapy menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap tenaga konseling, karena konselor yang sehat secara mental akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada klien,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP, Ahkmad Habibi, S.Pd., M.Pd., Ph.D, menyambut baik kegiatan ini dan berharap agar dosen program studi Bimbingan dan Konseling meningkatkan kompetensi praktis dan akademik, dalam hal akademik dosen bisa memanfaatkan peluang untuk mempublikasi kan artikel pada jurnal internasional bereputasi pada tema tentang self therapy ini. Selannjutnya keta jurusan menyampaikan pelatihan seperti ini dapat terus diadakan secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kapasitas dosen di FKIP Universitas Jambi.
Workshop ini juga mendapat dukungan dari Wakil Dekan III FKIP Universitas Jambi, Prof. Hendra Sofyan, M.Pd, yang menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mental para pendidik dan konselor di tengah beban kerja yang dinamis dan penuh tekanan.
Kepala UPA BK Universitas Jambi, Muhammad Ferdiansyah, M.Pd., Kons., dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UPA BK sebagai pusat layanan konseling profesional di lingkungan universitas. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tim kami, dan salah satunya melalui pelatihan seperti ini yang memberi ruang penguatan dari dalam diri,” tegasnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber utama Dr. Randi Saputra, M.Pd., Kons., dosen sekaligus praktisi konseling dari IAIN Pontianak. Beliau membawakan materi seputar teknik mindfulness, serta emotional regulation yang dikemas secara aplikatif dan interaktif. Selain sesi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung teknik-teknik self-therapy yang dapat diterapkan secara mandiri maupun dalam sesi konseling.
Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas para dosen dan konselor dalam menghadapi tantangan kerja yang semakin kompleks, terutama dalam mendampingi mahasiswa yang mengalami tekanan akademik maupun permasalahan pribadi.
Diharapkan, setelah mengikuti workshop ini, para peserta dapat lebih siap secara mental dan emosional dalam menjalankan tugas mereka serta menjadi role model dalam membangun budaya kampus yang sehat dan peduli pada kesehatan mental.
